Selasa, 21 Oktober 2014

Jumlah Method yang dimiliki oleh class Math & Jenis-jenis Method

Assalamualaikum...
postingan saya kali ini akan membahas tentang  "Jumlah Method yang dimiliki oleh Class Math" pada :
java.lang.Objectextended by java.lang.Math
  
Jadi jumlah Method yang di miliki oleh class Math adalah 50 buah method


Modifier dan Jenis
Metode dan Deskripsi
statis ganda
 abs (double a)
Mengembalikan nilai absolut dari double nilai.
mengapung statis
abs (mengapung)
Mengembalikan nilai absolut dari float nilai.
static int
abs (int a)
Mengembalikan nilai absolut dari sebuah int nilai.
statis panjang
abs (lama)
Mengembalikan nilai absolut dari long nilai.
statis ganda
acos (double a)
Mengembalikan kosinus busur nilai; sudut yang dikembalikan dalam kisaran 0,0 melalui pi.
statis ganda
asin (double a)
Mengembalikan sinus busur nilai; sudut kembali berada dalam kisaran - pi / 2 sampai pi / 2.
statis ganda
atan (double a)
Mengembalikan tangen busur nilai; sudut kembali berada dalam kisaran - pi / 2 sampai pi / 2.
statis ganda
atan2 (double y, double x)
Mengembalikan theta sudut dari konversi koordinat persegi ( x , y ) ke koordinat polar (r, theta).
statis ganda
cbrt (double a)
Mengembalikan akar pangkat tiga dari double nilai.
statis ganda
ceil (double a)
Mengembalikan terkecil (paling dekat dengan infinity negatif) double nilai yang lebih besar dari atau sama dengan argumen dan sama dengan bilangan bulat matematika.
statis ganda
copySign (double besarnya, tanda ganda)
Mengembalikan argumen floating-point pertama dengan tanda argumen floating-point kedua.
mengapung statis
copySign (float besarnya, tanda float)
Mengembalikan argumen floating-point pertama dengan tanda argumen floating-point kedua.
statis ganda
cos (double a)
Mengembalikan kosinus trigonometri dari sudut.
statis ganda
cosh (double x)
Mengembalikan kosinus hiperbolik dari double nilai.
statis ganda
exp (double a)
Pengembalian Euler nomor e pangkat dari double nilai.
statis ganda
expm1 (double x)
Pengembalian e x -1.
statis ganda
lantai (double a)
Mengembalikan terbesar (paling dekat dengan infinity positif) double nilai yang kurang dari atau sama dengan argumen dan sama dengan bilangan bulat matematika.
static int
getExponent (double d)
Mengembalikan eksponen berisi yang digunakan dalam representasi double .
static int
getExponent (float f)
Mengembalikan eksponen berisi yang digunakan dalam representasi float .
statis ganda
Hypot (double x, double y)
Pengembalian sqrt (x 2 + y 2) tanpa meluap menengah atau underflow.
statis ganda
IEEEremainder (f1 ganda, f2 ganda)
Menghitung operasi sisa dua argumen seperti yang ditentukan oleh standar IEEE 754.
statis ganda
log (double a)
Mengembalikan logaritma natural (base e) dari double nilai.
statis ganda
log10 (double a)
Mengembalikan basis 10 logaritma dari double nilai.
statis ganda
log1p (double x)
Mengembalikan logaritma natural dari jumlah argumen dan 1.
statis ganda
max (double a, double b)
Mengembalikan besar dari dua double nilai.
mengapung statis
max (float a, float b)
Mengembalikan besar dari dua float nilai.
static int
max (int a, int b)
Mengembalikan besar dari dua int nilai.
statis panjang
max (lama, lama b)
Mengembalikan besar dari dua long nilai.
statis ganda
min (double a, double b)
Mengembalikan kecil dari dua double nilai.
mengapung statis
min (float a, float b)
Mengembalikan kecil dari dua float nilai.
static int
min (int a, int b)
Mengembalikan kecil dari dua int nilai.
statis panjang
min (lama, lama b)
Mengembalikan kecil dari dua long nilai.
statis ganda
nextAfter (start ganda, arah ganda)
Mengembalikan angka floating-point yang berdekatan dengan argumen pertama ke arah argumen kedua.
mengapung statis
nextAfter (float start, arah ganda)
Mengembalikan angka floating-point yang berdekatan dengan argumen pertama ke arah argumen kedua.
statis ganda
NextUp (double d)
Mengembalikan nilai floating-point yang berdekatan dengan d ke arah positif tak terhingga.
mengapung statis
NextUp (float f)
Mengembalikan nilai floating-point yang berdekatan dengan f ke arah positif tak terhingga.
statis ganda
pow (double a, double b)
Mengembalikan nilai argumen pertama pangkat dari argumen kedua.
statis ganda
random ()
Mengembalikan double nilai dengan tanda positif, lebih besar dari atau sama dengan 0.0 dan kurang dari 1.0 .
statis ganda
etak (double a)
Mengembalikan double nilai yang paling dekat nilainya dengan argumen dan sama dengan bilangan bulat matematika.
statis panjang
round (double a)
Mengembalikan terdekat long untuk argumen, dengan ikatan mengumpulkan.
static int
round (mengapung)
Mengembalikan terdekat int argumen, dengan ikatan mengumpulkan.
statis ganda
scalb (double d, int scalefactor)
Kembali d × 2 scaleFactor bulat seolah-olah dilakukan oleh satu benar bulat floating-point multiply kepada anggota ganda nilai yang ditetapkan.
mengapung statis
scalb (float f, int scalefactor)
Kembali f × 2 scaleFactor bulat seolah-olah dilakukan oleh satu benar bulat floating-point multiply ke anggota dari himpunan nilai float.
statis ganda
signum (double d)
Mengembalikan fungsi signum argumen; nol jika argumen adalah nol, 1.0 jika argumen lebih besar dari nol, -1.0 jika argumen adalah kurang dari nol.
mengapung statis
signum (float f)
Mengembalikan fungsi signum argumen; nol jika argumen adalah nol, 1.0f jika argumen lebih besar dari nol, -1.0f jika argumen kurang dari nol.
statis ganda
dosa (double a)
Mengembalikan sinus trigonometri dari sudut.
statis ganda
sinh (double x)
Mengembalikan sinus hiperbolik dari double nilai.
statis ganda
sqrt (double a)
Mengembalikan bulat benar akar kuadrat positif dari double nilai.
statis ganda
tan (double a)
Mengembalikan tangen trigonometri dari sudut.


tanh (double x)

Mengembalikan tangen hiperbolik dari double nilai. 

 Jenis-Jenis Method 
1) Method Overloading
Overloading  adalah mendefinisikan dua atau lebih method di dalam kelas yang sama, dengan nama yang sama, namun dengan deklarasi parameter yang berbeda.
Java interpreter mampu membedakan method mana yang dieksekusi dengan mengenali tipe parameter yang dilewatkan ke method, serta mengenali return valuenya.
Tugas dari method-method yang dioverloading tersebut berbeda.
2)   Method Construktor
Konstruktor adalah Metode yang dapat digunakan untuk memberikan nilai awal saat objek di ciptakan. Metode ini di panggil secara otomatis oleh java ketika new dipakai untuk menciptakan instan kelas.
Telah tersirat pada pembahasan sebelumnya, Constructor sangatlah penting pada pembentukan sebuah object. Constructor adalah method dimana seluruh inisialisasi object ditempatkan.
            Berikut ini adalah property dari Constructor :
  • Constructor memiliki nama yang sama dengan class
  • Sebuah Constructor mirip dengan method pada umumnya, namun hanya informasi – informasi berikut yang dapat ditempatkan pada header sebuah constructor, scope atau identifikasi pengaksesan (misal: public), nama dari konstuktor dan parameter.
  • Constructor tidak memiliki return value
  • Constructor tidak dapat dipanggil secara langsung, namun harus dipanggil dengan menggunakan operator new pada pembentukan sebuah class.

Adapun Jenis-jenis method Array JavaScipt
Untuk mempermudah penggunaan array, JavaScript menyediakan beberapa fungsi yang melekat pada setiap variabel array (atau lebih tepat disebut dengan method). Berikut adalah method objek array di dalam JavaScript.
  • join()
  • reserve()
  • sort()
  • slice()
  • splice()
  • push dan pop()
  • shift() dan unshift()
  • toString() dan toLocaleString()
3)    Method Objek Array: Array.join()
Method Array .join() berfungsi untuk menggabungkan elemen array menjadi sebuah string. Sebuah argumen bisa diinputkan kedalam method ini yang akan berfungsi sebagai karakter ’pembatas’ untuk menyatukan array. Berikut adalah contoh penggunaan method join() dalam


4)    Method Objek Array: Array.reverse()
Method Array.reverse() digunakan untuk membalikkan urutan dari elemen di dalam array. Method ini akan mengubah array asal. Berikut adalah contoh penggunaan method reverse():


5)    Method Objek Array: Array.sort()
Method Array.sort() digunakan untuk mengurutkan elemen dari array. Jika method ini dipanggil tanpa argumen, elemen dari array akan diurutkan berdasarkan abjad. Jika elemen di dalam array bukan huruf, maka akan dikonversi sementara menjadi string, baru kemudian dilakukan proses pengurutan. Jika ditemukan elemen dengan nilai null atau undefined, akan di tempatkan pada urutan akhir.
Fungsi yang diinput di dalam argumen method sort() akan memiliki 2 inputan untuk memutuskan elemen mana yang akan ditampilkan terlebih dahulu. Jika elemen pertama seharusnya ditampilkan terlebih dahulu, maka fungsi harus menghasilkan nilai kurang dari 0, dan apabila angka kedua harus tampil terlebih dahulu, maka fungsi harus mengembalikan nilai lebih besar dari 0.

6)    Method Objek Array: Array.concat()
Method Array.concat() berfungsi untuk ”penyambungan” array. Hasil akhir dari pemanggilan fungsi ini adalah array baru dengan penambahan dari method concat(). Elemen yang ditambahkan diinput sebagai argumen dari method concat(). Berikut adalah contohnya:

7)    Method Objek Array: Array.slice()
Method Array.slice() digunakan untuk ’memotong’ array menjadi array baru, atau menjadi ’sub-array’ dari array asal. Method slice() ini membutuhkan 2 buah argumen yang berisi posisi index awal dan akhir pemotongan.
Jika hanya diberikan 1 argumen, maka method ini akan mengembalikan array baru dimulai dari posisi argumen sampai dengan akhir array. Jika argumen bernilai negatif, maka perhitungan akan dimulai dari akhir array. Berikut adalah contoh penggunaan method array slice():

8)    Method Objek Array: Array.splice()
Walaupun memiliki nama method yang mirip dengan slice(), method splice() sepenuhnya berbeda. Method splice() adalah method ’serba-bisa’ yang bisa digunakan untuk memotong array, menambahkan elemen array, bahkan melakukan keduanya sekaligus.
Tidak seperti method slice() dan concat(), pemanggilan method ini akan mengubah array asal.
Jika hanya diberikan satu buah argumen, method splice() akan berfungsi ’menghapus’ array asal mulai dari index yang diberikan, dan mengembalikan nilai array yang ’dihapus’. Jika method splice() memiliki 2 argumen, maka argumen kedua berfungsi untuk menentukan seberapa banyak elemen yang akan di ’hapus’. Jika elemen yang dihapus berada ditengah-tengan array asal, maka array asal akan ’tersambung’. Berikut contohnya:


9)   Method Objek Array: Array.push() dan Array.pop()
Method push() dan pop() digunakan untuk menambahkan dan mengurangi elemen dari array. Kedua method ini memungkinkan pemrosesan array sabagai sebuah ’stack’ atau tumpukan dengan metoda ”first in last out”.
     Method push() akan menambahkan elemen array pada akhir dari array, sedangkan method pop()  akan menghapus elemen terakhir dari array. Kedua method ini akan mengubah array asal dan mengembalikan nilai jumlah elemen array.

10)    Objek Array: Array.unshift() dan Array.shift()
Method Array.unshift() dan Array.shift() hampir sama dengan Array.push() dan Array.pop() perbedaannya, method unshift() dan shift() akan menambahkan atau menghapus elemen array di awal array.
Method unshift() akan menambahkan elemen baru diawal array, dan menggeser seluruh eleman yang ada. Method shift() akan menghapus elemen paling awal array, dan menggeser ke bawah seluruh elemen lain di dalam Array. Kedua method ini akan mengubah array asal.

11)    Method Objek Array: Array.toSting() dan Array.toLocaleString()
Method toSting() dan toLocaleString() berfungsi untuk menkonversi array menjadi string. Dalam contoh-contoh yang kita lakukan dalam tutorial ini, hampir semuanya menggunakan method toString untuk menampilkan hasil array.Kedua method ini akan mengkonversi masing-masing elemen menjadi string, lalu menyambungnya menjadi sebuah string dengan karakter koma sebagai pemisah.
Perbedaan antara toSting() dan toLocaleString() adalah method toLocaleString() akan mengkonversi elemen berdasarkan setingan lokal web browser, namun anda tidak akan melihat perbedaannya.